KARYA ILMIAH   Leave a comment

  1. 1.      Hakikat karya ilmiah

Penelitian ilmiah, berpikir ilmiah, dan karya ilmiah merupakan tiga istilah yang memiliki hubungan erat dan tidak dapat dipisahkan. Dikatakan demikian karena karena penelitian ilmiah adalah penelitian yang dilakukan dengan menggunakan pola berpikir secara ilmiah, yakni pola berpikir yang didalamnya mencakup langkah-langkah pengorganisasian gagasan melalui pemikiran secara konseptual dan prosedural. Adapun wujud konkret dari penelitian ilmiah itu sendiri disebut sebagai karya ilmiah.

Ada beberapa pendapat mengenai hakikat atau pengertian karya ilmiah, yaitu :

  • Marwoto (1987)

Karya ilmiah adalah karya tulis yang disusun dengan menggunakan bahasa ilmiah, berdasarkan teknik penulisan karya ilmiah, dan berisi gagasan-gagasan ilmiah.

  • Arifin (1987)

Karya ilmiah adalah karya tulis yang disusun dengan menggunakan metode ilmiah (metode yang didalamnya memuat langkah-langkah pengorganisasian gagasan melalui pemikiran yang konseptual dan prosedural.

  • Brotowijojo (1985)

Karya ilmiah adalah karya tulis yang didalamnya menyajikan fakta (berisi ilmu pengetahuan) yang disusun berdasarkan metodologi penulisan yang baik dan benar.

  • Sastrohoetomo (1975)

Karya ilmiah dipandang sebagai sebuah karya tulis yang disusun berdasarkan hasil penyelidikan-penyelidikan atau kenyataan-kenyataan imiah.

Meskipun dengan kalimat yang berbeda tapi pada intinya maksud mereka sama. Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa karya ilmiah adalah karya tulis yang didalamnya berisi gagasan ilmiah (diperoleh dari hasil penyelidikan-penyelidikan ilmiah) yang penjabaran topiknya dilakukan secara deskriptif-argumentatif dan disusun  dengan menggunakan bahasa ilmiah serta sesuai dengan teknik penulisan kerya ilmiah.

  1. 2.      Ciri-ciri karya ilmiah

Perbedaan antara karangan ilmu pengetahuan yang ilmiah dan non-ilmiah itu dapat dilihat melalui ciri-cirinya. Secara ringkas ciri-ciri karangan ilmu pengetahuan yang ilmiah adalah sebagai berikut :

1)      Menyajikan fakta yang obyektif secara sistematis atau menyajikan aplikasi hukum alam pada situasi spesifik.

2)      Penulisan cermat, tepat, dan benar serta tulus tanpa mengingat efektifnya.

3)      Tidak mengejar keuntungan pribadi, yaitu tidak berambisi agar pembaca berpihak padanya. Motivasi penulis hanya untuk memberitahukan tentang sesuatu. Penulis ilmiah tidak ambisius dan tidak berprasangka.

4)      Karangan ilmiah itu tidak emotif dan tidak menonjolkan perasaan, karangan ilmiah menyajikan sebab-musabab dan pengertian, kata-katanya mudah diidentifikasi, alasan-alasan yang dikemukakan indusif, mendorong untuk menarik kesimpulan tidak terlalu tinggi, dan bukan ajakan.

5)      Karangan yang ilmiah itu sistematis, tiap langkah direncanakan secara sistematis,  terkendali, konseptual dan prosedural.

6)      Tidak memuat pandangan-pandangan tanpa pendukung kecuali dalam hipotesis kerja.

7)      Ditulis secara tulus dan memuat kebenaran serta tidak memancing pertanyaan-pertanyaan yang bernada keraguan.

8)      Karangan yang ilmiah itu tidak persuasif. Tujuan karangan yang ilmiah itu benar-benar untuk mendorong pembaca merubah pendapat tetapi tidak melalui ajakan, argumentasi, sanggahan atau protes tapi membiarkan fakata  berbicara sendiri.

9)      Karangan yang ilmiah itu tidak melebih-lebihkan  sesuatu. Dalam karya ilmiah hanya disajikan kebenaran fakta, oleh sebab itu memutarbalikkan fakta akan menghancurkan tujuan penulisan karangan ilmiah. Melebih-lebihkan sesuatu itu umumnya disebabkan oleh motif mementingkan diri sendiri.

Jadi, karangan yang tidak memiliki beberapa ciri diatas bisa dibilang dengan karangan non-ilmiah.

  1. 3.      Jenis-jenis karya ilmiah

Ada banyak sekali jenis karya ilmiah dalam dunia tulis-menulis. Diantaranya adalah :

  • Skripsi

Skripsi adalah karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa program Sarjana (SI) sebagai persyaratan untuk menyelesaikan program studi yang ditempuhnya.

  • Tesis

Tesis  adalah karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa program Sarjana (S2)

Sebagai persyaratan untuk menyelesaikan program studi yang ditempuhnya.

  • Disertasi

Disertasi  adalah karya ilmiah yang ditulis oleh mahasiswa program Sarjana (S3) Sebagai persyaratan untuk menyelesaikan program studi yang ditempuhnya.

Secara umum, perbedaan antara skripsi, tesis, dan disertasi dapat dilihat dari 2 aspek yaitu aspek kuantitatif dan aspek kualitatif. Dari aspek kuantitatif, secara literal dapat dikatakan bahwa disertasi lebih berat bobot akademisnya daripada tesis dan tesis lebih berta bobot akademisnya daripada skripsi.

  • Artikel ilmiah

Artikel ilmiah adalah karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam jurnal atau buku kumpulan artikel yang ditulis dengan tata cara ilmiah dan mengikuti pedoman ataupun konvensi ilmiah yang telah disepakati atau ditetapkan. Artikel ilmiah dapat diangkat dari penelitian lapangan, hasil pemikiran dan kajian pustaka, atau hasil pengembangan proyek.

Dari segi sistematika penulisan dan isinya, artikel dapat dikelompokkan menjadi 2 macam, yaitu :

1)      Artikel penelitian adalah hasil-hasil penelitian yang ditulis dalam bentuk artikel untuk kemudian diterbitkan dalam jurnal-jurnal. Artikel ini mempunyai kelebihan dibanding dengan tulisan yang ditulis dalam bentuk laporan teknis resmi

2)      Artikel non-penelitian adalah semua  jenis artikel ilmiah yang bukan merupakan laporan hasil penelitian. Yang termasuk artikel non-penelitian antara lain berupa artikel yang menelaah suatu teori konsep atau prinsip mengembangkan suatu model, mendeskripsikan fakta atau fenomena tertentu, menilai suatu produk, dan masih banyak jenis yang lain.

  • Makalah

Makalah adalah karya tulis yang memuat pemikiran tentang suatu masalah atau topik tertentu yang ditulis secara sistematis dan runtut dengan disertai analisis yang logis dan obyektif. Makalah ditulis untuk memenuhi tugas terstruktur yang diberikan oleh dosen atau ditulis atas inisiatif sendiri untuk disajikan dalam forum ilmiah.

  • Proposal

Proposal adalah usulan penelitian yang disusun sebelum melakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui kualitas penelitian atau kegiatan yang akan dilakukan. Proposal ditulis secara sistematis, berencana, dan mengikuti konsep ilmiah yang sudah ditentukan. Jenis-jenis proposal antara lain adalah :

ü  Proposal kegiatan

ü  Proposal skripsi

ü  Proposal penelitian

  1. 4.      Sifat-sifat karya ilmiah

Tulisan ilmiah bisa dibagi menjadi 2 yakni teknis dan non-teknis.

Teknis meliputi 2 hal, yakni :

a)      Teks

Teks disini meliputi perubahan kata karena berbedanya unsur yang masuk.

b)      Konteks

Konteks sendiri mencakup kesatupaduan tulisan . Yakni segala sesuatu yang disajikan dalam karangan harus berkisar dan relevan pada satu gagasan pokok atau pikiran utama karangan serta adanya keterkaitan antar kalimat dalam paragrafdan antar paragraf.

Teknis mencakup paragraf, kalimat, dan bahasa yang digunakan dalam karangan.

Non-teknis meliputi 3 aspek, yakni :

a)      Defining 

Bahasa yang digunakan harus lugas, tegas, argumentatif.

b)      Meaning

Data yang ditulis tidak ambigu yakni berupa informasi yang jelas dan tidak menimbulkan pertanyaan atau keraguan pembaca.

c)      Mining

Informasi yang diambil harus valid karena hal yang tidak valid selamanya tidak valid.

  1. 5.      Paragraf dan kalimat karya ilmiah

Dalam karya tulis terdapat salah satu komponen yang disebut paragraf. Paragraf memuat kalimat-kalimat yang terangkai menjadi satu susunan. Yang dimaksud dengan paragraf itu sendiri adalah sebuah wacana mini atau satuan bentuk  bahasa yng biasanya merupakan hasil penggabungan beberapa kalimat. Artinya setiap unsur pada karangan panjang ada pada paragraf.

Paragraf yang baik memiliki satu kalimat utama yang berisi tentang pokok pikiran paragraf atau gagasan dan beberapa kalimat penjelas yang merupakan uraian yang menjelaskan pokok pikiran. Pengecualian dalam hal ini adalah paragraf dalam karangan fiksi  yang seluruh kalimatnya sering merupakan kalimat topik sehingga setiap kalimat mengandung pokok tersendiri.

Ciri-ciri paragraf ada 3, yaitu :

  • Menggunakan pikiran utama (gagasan utama) yang dinyatakan dalam kalimat topik.
  • Menggunakan satu kalimat topik dan selebihnya merupakan kalimat pengembang.
  • Menggunakan pikiran penjelas (gagasan penjelas) yang dinyatakan dalam kalimat penjelas.

Ada 2 jenis paragraf, yakni :

  • Berdasarkan letak kalimat topiknya
    • Paragraf Deduksi
    • Paragraf Induksi
    • Peragraf Kombinasi
    • Paragraf Penuh
    • Berdasarkan bentuk pengembangannya atau sifat isinya
      • Paragraf Argumentasi
      • Paragraf Persuasi
      • Paragraf Deskripsi
      • Paragraf Eksposisi
      • Paragraf Narasi

Yang cocok untuk dipakai dalam karya ilmiah adalah deskriptif-argumentatif. Karena selain menggambarkan dengan detail mengenai data yang ada, paragraf ini juga berisi gagasan, pikiran atau pendapat dengan membahas suatu masalah yang bertujuan untuk mempengaruhi pembaca atau meyakinkan pihak lain dengan argumen-argumen yang disajikan secara logis dan obyektif. Yakni dengan menunjukkan kebenaran ilmiah berdasarkan data atau bukti dan fakta.

Paragraf yang baik harus memiliki 6 syarat yang berkenaan dengan gagasan, yaitu :

1)      Kejelasan : Setiap butir fakta atau pendapat yang dikemukakan seakan –akan tampak nyata oleh pembaca.

2)      Keringkasan : Karangan tersebut tidak pendek, tidak berlebihan, tidak mengulang-ulang butir yang sama, dan tidak berputar-putar dalam menyampaikan gagasan.

3)      Ketepatan : Butir-butir yang disampaikan cocok dengan maksud penulis. Ketepatan juga meliputi ketepatan menaati aturan tata bahasa, ejaan, tanda baca, peristilahan, dan sebagainya.

4)      Kesatupaduan : Sesuatu yang disajikan harus berkisar dan relevan pada satu gagasan pokok.

5)      Pertautan (koherensi) : Ada keterkaitan antar kalimat dalam paragraf dan antar paragraf.

6)      Harkat : Menghendaki agar karangan benar-benar berbobot.

 

Sedangkan kalimat yang dipakai dalam karya ilmiah adalah kalimat efektif . Yakni kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan penulis secara tepat sehingga dapat dipahami dengan mudah oleh pembaca sesuai dengan yang dimaksud oleh penulis.

Posted May 10, 2011 by duRroH moenfaRida in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: